MAHASISWA POLTEKKES KEMENKES SEMARANG GELAR MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA DI HARJAWINANGUN, FOKUS ATASI TBC DAN STUNTING
BALAPULANG – Dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, mahasiswa Praktik Kerja Nyata (PKN) Interprofessional Collaboration (IPC) Kelompok 18 Poltekkes Kemenkes Semarang sukses menyelenggarakan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD). Kegiatan ini berlangsung di Balai Desa Harjawinangun, Kecamatan Balapulang pada Kamis (21/05/2026) mulai pukul 09.00 WIB.
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Harjawinangun yang diwakili oleh Sekretaris Desa, jajaran staf pemerintahan desa, Ketua RT dan RW, tokoh masyarakat, serta kader Puskesmas. Turut hadir pula tenaga kesehatan desa, yakni perawat dan bidan Desa Harjawinangun guna memberikan pandangan profesional mereka.
Musyawarah ini digelar dengan tujuan utama memaparkan hasil pengkajian kesehatan yang telah dilakukan oleh mahasiswa terhadap warga Desa Harjawinangun pada tanggal 13-15 Mei 2026. Berdasarkan hasil kajian tersebut, forum secara khusus menyoroti dua permasalahan kesehatan krusial yang ada di desa, yaitu penyakit Tuberculosis (TBC) dan angka stunting pada anak.
"Kami hadir tidak hanya untuk membawa data, tetapi juga menawarkan solusi nyata. Melalui forum MMD ini, kami memaparkan program kerja yang dirancang secara kolaboratif untuk menekan angka TBC dan stunting di Desa Harjawinangun," ujar salah satu perwakilan mahasiswa PKN IPC Kelompok 18.
Suasana musyawarah berjalan interaktif ketika memasuki sesi diskusi. Para peserta, mulai dari perangkat desa hingga kader kesehatan, aktif memberikan tanggapan, masukan, dan pertanyaan terkait implementasi program kerja yang ditawarkan oleh mahasiswa.
Acara yang berlangsung tertib ini diakhiri dengan pengambilan keputusan bersama. Seluruh elemen masyarakat dan perangkat Desa Harjawinangun secara bulat menyatakan sepakat dan memberikan persetujuan penuh terhadap program kerja yang akan dilaksanakan oleh mahasiswa PKN IPC Kelompok 18 Poltekkes Kemenkes Semarang.
Dengan adanya komitmen dan sinergi bersama ini, diharapkan program kerja yang akan berjalan ke depan dapat membawa perubahan positif dan menekan permasalahan kesehatan, khususnya TBC dan stunting di Desa Harjawinangun.